Cara menggabungkan 2 satelit pada 1 antena parabola.

Cara menggabungkan 2 satelit (LNB) pada 1 antena parabola.
Trik antena parabola ini bisa di bilang cara tambah satelit tanpa menggeser antena parabola, dipakai untuk pointing/ mendapatkan siaran ke arah satelit Palapa D, Telkom 1 atau Asiasat 3S & Asiasat 5/2, dengan cara menggabungkan 2 LNB C Band pada 1 antena parabola digital maupun bekas analog :

atur pakai 2 LNB 1 antena parabola
Pasang LNB 1 di Fokus, LNB 2 posisinya di atas/ arah Timur. Trik antena parabola selanjutnya untuk bisa mengunci signal semua chanel FTA & yang diacak sekalipun di satelit Palapa D & Telkom 1, lakukan pengaturan di receiver/ dekoder untuk Palapa D, pilih chanel RCTI frequnsi 3774 H symbole rate 6520, Telkom 1 pada chanel Trans 7 freq. 4085 symbol rate 6000, (untuk saat ini chanel RCTI/ Global TV & Trans 7 kwalitas signalnya lemah/ kecil)
arah posisi antena parabola Palapa D & Telkom 1
Setelah kedua signal chanel tersebut sudah bisa di lock/ kunci dengan bagus/ maksimal, silahkan melakukan pencarian otomatis/ buta di receiver, maka otomatis semua chanel di kedua satelit tesebut bisa kita dapatkan.

Untuk menggabungkan kedua LNB C Band tersebut, bisa pakai alat "switch 22K/ DisEqc" tambahan yang di letakkan pada bagian antena parabola (masukkan dalam botol bekas air mineral agar tahan & tidak mudah berkarat, rusak) kemudian atur di menu receiver untuk satelit Palapa D 22 K di posisi Off, pada satelit Telkom 1 22 di posisi On.

Untuk menggunakan 4 LNB caranya tambahkan 2 scalar ring pada bagian atas atau arah Timur dengan mengukur terlebih dahulu jarak antara LNB & besarnya antena parabola yang akan di gunakan, urutan atau susunannya dari arah Timur ke Barat : Asiasat 2 LNB 1, Asiasat 3S LNB ke-2, Telkom 1 LNB ke-3, Palapa D LNB 4/ di fokus antena parabola, bisa juga urutan pengaturannya untuk mecari 2 satelit Chinasat 6B & Palapa D jika Palapa D di tempatkan dengan Chinasat 6B yang full chanel China plus CCTV HD sering ada gratisan/ FTA nonton event sepak bola secara langsung tanpa di acak seperti World Cup, UEFA EURO & event olah raga lainnya.

model LNB C Band bisa untuk 4 receiver
Untuk bisa menggunakan 2 atau lebih reciver dalam 1 antena parabola silahkan gunakan Multiswitch (sangat mudah penggunaannya buat pemula) atau sekalian pakai LNB quadro bisa untuk 4 receiver, untuk bisa menikmati polarisasi H atau V tanpa mengikuti polarisasi receiver lainnya (masing-masing bebas memilih chanel mengikuti setingan polarisasi), dengan alat ini bisa menggunakan banyak receiver.
Jarak antara Asiasat 3S, asiasat 5 dan palapa d masing-masing berbeda jaraknya.



Terima kasih sudah membaca artikel ini, klik disini untuk mendapatkan kiriman artikel setiap ada artikel baru yang terbit di blog Trik Antena Parabola

{ 54 comments ... read them below or add one }

Tri Sartono said...

mf, bila mmg berksmptn+luang, sy bth bntuan pmsngan prbol di rmh. info imel : maztry*gmai*.co* Tri Sartono, Paniki

Dunia Satelite Anda said...

bro boleh gak aku poskan info tentang parabola dr blog kamu ke blob aku..
brosat052@blogspot.com
tq bro..makasih

Manadoparabola said...

@ Dunia Satelite Anda : silahkan di share...ilmu itu untuk di bagi-bagi biar yang lain ikutan bisa juga.

Sholeh GS said...

mas mohon bantuanya,,,,,sy bru sja pindah ke daerah sangatta yang untuk menyaksikan siaran tv mesti menggunakan tv kabel dan parabola....karena sy pikir untuk membeli parabola harga disini lumaya mahal dan tv kabel juga untuk berlangganan juga di tarif mahal,jdi sy putuskan untuk mempararel punya tetangga.browsing di internet sy di sarankan untuk menggunakan lnb 2 out put lnb 2 receiver,,parabola yang di gunakan tetangga sy merek nya sy lupa, dengan menggunakan 4 lnb...nah yang sy tanyakan
1.apakah sy mesti mengganti 4 lnb milik tetangga saya dengan 1 lnb 2 out put yg disarankan tersebut?
2.apakah siaranya akan berkurang dengan jika sy ganti lnb milik tetangga yang awalnya mempunyai 4 lnb?
3.apakah tidak bisa di modif 4 lnb tadi di gabung dengan 1 lnb pararel tadi?

sekian terima kasih ,besar harpan saya untuk mendapatkan pencerahan dari anda......

Salam,
Sholeh (sanggata)

Manadoparabola said...

@Sholeh GS: Saran dari aku, kalo tv kabel di lokasi baru yang di tempati itu sudah banyak chanelnya, baik lokal maupun hiburan dari luar ngeri, mending jadi langganannya saja, itu ongkos perbulan pasti lebih murah. 4 LNB punya tetangga kenapa harus di ganti jadi 2 ? berkurangnya LNB sudah pasti berkurang juga jumlah chanel ataupun satelit yang bisa di terima, kecuali menggunakan actuator/ motor penggerak sebagai tambahannya. Saran dari aku sebaiknya nabung saja buat beli peralatan parabola daripada kemudian hari bisa bermasalah dengan tetangga, apalagi kerusakan2 yang nantinya bakal timbul gara-gara penggunaan bersama.

Sholeh GS said...

thanks mas atas responya,maaf ini klo sy bertanya kembali cos saya sangat awan di bidang parabola ini,,,,alih-alih malah saya semangat mau nekuni bidang ini itung2 jdi sambilan sepulang kerja.....karna di sini untuk seorang teknisi parabola sangat langka kalu ada pun mereka sangat sulit untuk di hubungi,,,(lha ko malah curhat).....mungkin untuk sementara saya pingin mencoba pararel....jadi 4 lnb tersebut saya mesti ganti ya dng 1 lnb pararel 2 out put??...trus mas untuk chanel lnb 2 out put tersebut berapa signal yang bisa di terima?kira2

Sholeh GS said...

tanks mas atas masukanya.

Manadoparabola said...

@Sholeh GS: 4 LNB sekalian diganti saja mas, biar jumlah satelit dan channel tidak ada yang hilang, coba saja pakai LNB 2 0ut tapi bukan yang keluarnya V dan H, pakai yang dual out put. Jumlahnya bisa bertambah dengan bertambahnya chanel FTA di satelit yang jadi target pointingnya.

Sxubal said...

mau tanya lnb 1 output agar bisa digunakan oleh 2 atau lebih receiver cara setting dan alatnya yg digunakan apa yah mas, skalian cara settingnya dg catatan semua tv bebas memillih channel dan tdk saling mempengaruhi kualitas signal masing2 tv, terima kasih sebelumnya

manadoparabola said...

mas silahkan baca artikel ini manado-parabola.blogspot.com/2011/02/cara-pointing-palapa-dan-telkom-1.html

Anonymous said...

Salam kenal, dengan membaca tulisan Oom, aku coba merakit parabola jaring usang 9ft yang sdh lama rebahan disamping rumah, kupasang 2 LNB arah ketimur, atur baut kiri kanan,arahkan keutara,akhirnya dapat siaran palapa di LNB1 (tegangan dan 22K On)rata2 sinyal level 89% , kwalitas 40% tetapi LNB 2 Sinyal level 87% Kwalitas 4%(tegangan On dan 22K pd On,Off atau Auto sama saja)jadinya Telkom tidak dapat siaran . Tolong Oom harus saya gerakan kemana parabolanya, agar kedua LNB dapat siaran, saya pakai receiver Matrik Turbo. Tks. atas pencerahannya, Tarwin,Pangkalpinang Bangka Aburedah@yahoo.co.id

manadoparabola said...

Salam kenal balik, dari hasil kwalitas signal dapat 40 % (itu signal di chanel apa ?) itu tandanya LNB dan antena parabola anda masih bisa berfungsi, coba di maksimalkan lagi pengaturannya di antena siapa tau bisa naik lagi signalnya (atur LNB lagi), untuk masalah satelit Telkom 1 belum ada signalnya, coba atur lagi posisi LNB siapa tau arah feed horn sudah tidak mengarah ke fokus/ tengah antena atau juga ketinggian jarak dari dasar antena ke LNB sudah berubah/ bergeser, arah 0 di LNB sudah tidak mengarah ke Barat atau juga ke Timur, kalau mas pakai switch 22K coba lepas, jadinya waktu set antena kabel langsung dari LNB ke receiver.

Anonymous said...

Terima kasih banyak atas tanggapannya Oom,signal 37-40% chanelnya RCTI, betul sekali chanel2 lain mengikuti dengan baik ( malahan lebih tinggi lagi ) .Sinyal telkom sudah dapat, rupanya pada saat saya pasang lnb kemarin hanya satu baut dudukan lnb yang saya pasang pada dudukan yang tersedia di tiang fokusnya setelah saya tambah 2 baut lagi lnb mantap stabil, gambar dan suara cukup jelas untuk kedua satelit.

W21 said...

Salam kenal Mas, kalau dish solid 6 feet dg 4 lnb (chinasat 6b, palad, telkom1, asiasat 3s) brp jarak antar lnb-nya dan satelite mana yg kita jadikan patokan utnuk mencari sinyal agar semua satelite bis. Mohon penjelasan and Trims sbelumnya

manadoparabola said...

Mas W21 salam kenal juga, untuk atur jarak pemasangan 4 LNB di antena parabola 6 feet silahkan di baca artikel ini : http://manado-parabola.blogspot.com/2011/02/cara-pointing-palapa-dan-telkom-1.html terus lanjut ke artikel ini juga : http://manado-parabola.blogspot.com/2011/10/modif-scalar-ring-dudukan-lnb-untuk.html

Anonymous said...

Mohon bantuannya.. Saya baru saja pindahkan parabola saya (6ft-2LNBC) di posisi yang baru. Pointing arah Palapa-Tekom sudah sukses. Tetapi ketika tracking satelit lain, malah kurang bagus. Saya bs dpt chinasat6A dengan bagus, tapi jika ke barat dpt asiasat 5 lemah sekali, bahkan thaicom5 ga terlacak lgi. Mungkin bs dibantu keslahan dimana. apakah elevasi barat timurnya yg kurang pas, padahal diposisi sebelumnya satelit2 tersebut terlacak dengan bagus. Trima kasih..

manadoparabola said...

Betul mas elevasi arah Barat Timur di atur lagi, sambil diikuti pengaturan untuk Utara Selatan antena serta kemiringannya terhadap satelit (garis equador). Jangan lupa di cek lagi tiang antenanya apa sudah terpasang tegak lurus.

Anonymous said...

salam mas,bgmna skema pemasangan 4 LNB twin untuk 4 satellite 4 receiver, dan tidak terjadi bentrok polarisasi, terima kasih.

manadoparabola said...

Waduh mas ribet banget jadinya kalo gitu, mending make Multiswitch aja biar nggak bentrok nantinya, cari Multiswitch yang bisa Input 16, output 4 atau 8 itu lebih simpel, dari LNB langsung pasang ke inputnya, output langsung ke receiver.

Anonymous said...

Mas klau cara pasang kabel LNB dua out yang keluarnya pakai V dan H gmana ya mas?, masalahnya setelah aku pasang menurut gambar yg d kotak siaran tv yg dapat cma 3 siaran, itupun di satu reciver, klau parabola digeser barat timur baru dapat di reciver yg kedua,
tolong pencerahannya ya mas.... klau bisa pakai gambarnya sekalian mas... :)
thanks...

manadoparabola said...

Maaf mas masih blom ngerti aku, mas pakai switch 22K apa multiswitch atau pakai apa gitu ?

Dedonk said...

mas saya baru mau pasang parabola. disc 6ft lnb 1satelit 2receiver, lokasi saya di bandung. searching di internet dapat data ini bwt ke palapa d ini :
-elevation 79,7°
-azimuth true 37,9°
-azimuth magn 37,1°
-lnb skew 37,6°

azimuth artinya : geser as poros pada parabola dari utara(0°) ke timur sebesar 37,9° ? (jadi as poros parabola tidak diam di utara-selatan) utara-selatan hanya untuk patokan awal?

elevation 79,7° artinya miringkan parabola 80° agar pas ke arah katulistiwa?
benar gk mas yg diatas?
maksud lnb skew apa mas?

mohon bantuanya mas,
balas disini, atau ke email saya dda.stnt@gmail.com

terima kasih,

manadoparabola said...

Mas Dedonk data yang anda dapat itu tidak semua lokasi sama apalagi posisi diatas garis katulistiwa tentu berbeda dengan yang lokasi di bawah garis katulistiwa. LNB skew itu patokan untuk derajat pemutaran arah LNB. Mas pakai peralatan apa emang ?

Dedonk said...

maksud mas perqlatan parabolanya?
-disc solid 6ft venus
-lnb 1 satelit untuk 2 rec venus
-rec cabai rawit
-kabel nya beli 15meter
data nya dapat di dishpointer.com
skrg lg pasang tiang... lg dicor belum selesai...
kalo bisa minta data atau artikel yg lebih detailny mas buat pasang parabola sendiri...

makasih mas

Dedonk said...

lnb dipasang dengan menghadap barat-timur kan mas? gk perlu saya putr kan mas.... nanti juga kan muter sendiri kalo parabolanya udah diputer buat nyari ke satelit palapa...
saya beli perlengkapan parabola sendiri. smoga aja bisa sukses masang sendiri :D

manadoparabola said...

Mas Dedonk yang menghadap Timur itu angka "0" di bagian atas LNB C Band, itu harus kita seting sendiri.

manadoparabola said...

Silahkan baca di artikel seting antena parabola sendiri : http://manado-parabola.blogspot.com/2011/02/cara-awal-pointing-antena-parabola-bagi.html

Dedonk said...

makasih mas atas pencerahanya...

saya coba dulu cara disini ...

Dedonk said...

palang dibawah disc yg menghadap utara-selatan tidak berubah ya mas ?
untuk mencari posisi satelit, parabola di gerakan dengan cara menaikan/menurunkan dengan menaikan/menurunkan 2 buah baud/mur/setelan yang ada di bawah disc.. gitu ya mas, jadi tidak menggangu posisi utara-selatan..

manadoparabola said...

Betul mas Dedonk...itu harus tepat mengarah Utara sama Selatan, yang di ubah itu kemiringan terhadap satelit dengan cara menaik turunkan hingga dapat signal yang maksimal.

Yood Yoodie said...

lnb c band baru tapi di satelit telkom tdk terbaca intensitas signalnya,kadang2 ada tapi hilang2 timbul.koneksi kabel lnb ke reciver bgs,
mohon bantuannya bro

manadoparabola said...

Bagaimana dengan satelit lain ? sudah pernah coba dengan LNB lain ?

Dedonk said...

cuma kasih info saja, baru sempet buka2 lagi ttg parabola, saya pasang parabola sudah sukses dirumah, dpt sinyal bagus jg, makasih ya mas atas tutor nya:)

manadoparabola said...

Mas Dedonk, OK kalo gitu, makasih dah baca-baca di sini.

ghi newbie said...

mohon bantuan x gan, antena parabola saya chanel rcti & sctv gk bs dpat,kira2 yg jd masalah apa ya gan??

*dish 6ft lnb 2, rec MHD PVR

manadoparabola said...

Mas ghi sekarang chanel RCTI signalnya paling lemah di satelit Palapa D, apalagi mas pakai 2 LNB bersama Telkom 1, pasti kendalanya disitu apalagi harus berbagi signal denggan chanel-chanel yang ada di satelit Telkom 1. Untuk SCTV yang mpeg-2 signalnya bagus mas, yang susah itu SCTV mpeg-4, signalnya kecil. Solusi dari aku, kalau bisa pakai antena parabola jaring minimal 8 feet biar SCTV sama RCTI tidak bermasalah lagi.

agung setiawan said...

arah barat timur LNB 1 utk palapa sudah oke,diturunkan kebarat LNB 1 nemu chinasat jg oke,trus tk turunin sampe mentok LNB 2 kok gk dapat bung jamal ya....padahal lnb 2 nya sdh tk kasih sekat sesuai ukuran......dan utk sekatnya apa memang harus dibelah utk nembus bantalan horisontalnya sampai dasar LNB..ato cukup masuk sampai bantalan horisontalnya./?posisi di pati jawa twngah

manadoparabola said...

Mas Agung untuk bisa dapat signalnya bung Yamal 202 ukuran sekatnya ada yang pakai 13, 14, 15 cm, tinggal di sesuaikan nantinya mau di keluarin berapa cm gitu, intinya di coba aja mana yang sesuai lokasi mas & jangan berdasarkan mentok ke besi pembagi polariritas di LNB C Band.

agung setiawan said...

wah sy seneng sekali bs lgsung dibalas comment saya...berarti sekatnya cm sampai bantalan horisontalnya aja gk masalah mas?dan gk usah sampai dibelah nembus bantalan dan vertikalnya sampai dasar?yang penting meletnya keluar yang diutamakan ya mas?

manadoparabola said...

Mas Agung sekatnya harus sampai pada batang yang melitang dalam LNB C Band.

Anonymous said...

Ijin ba tanya for Bos manadoparabola.
Kita tinggal do Kotamobagu, skrng qta ada pake peralatan parabola matrix solid 6ft, Lnb ada 2 (palapa & telkom) & prolink hd-pvr.
Bagaimana cara mo ba pasang / tambah lnb ku band tanpa mengganggu posisi satelit palapa & telkom. apakah harus cabut salah satu lnb c band atau bagimana? Mohon petunjuknya Bos manadoparabola. Terima kasih

manadoparabola said...

Bos LNB KU band mo pake ke satelit mana dulu ?

Anonymous said...

Mo cari ZAMJARI 1&2 Sob. Hehehehehe
Mohon petunjuk.

manadoparabola said...

Untuk zamjari bagusnya pakai LNB Combo, jadinya bisa untuk Telkom 1 & NSS KU Band.

Anonymous said...

Kalo itu LNB Combo depe harga brp kang?
Peralatan tambahan apa lagi yang harus dibeli kalo mo pasang itu LNB Combo?
Mohon petunjuk Bos ^_^

manadoparabola said...

Itu harganya Lombo di kisaran 200 ribu, kalo ada tambahan biasanya pakai switch 22K.

Anonymous said...

Oke. Makase banya atas infonya neh Sob.
Semoga sukses terus.

Bryan sastro said...

om,gimana caranya agar bisa di scan bersama-sama,soalnya kalau discan palapa,siaran di telkom hilang semua,begitu juga sebaliknya,sudah dicoba tekan "ok" di salah satu siaran,tp tidak ada pilihan satelit dari no 1-9,no 7 tulisan "mon/sat",tp tidak bisa di edit,terima kasih sebelumnya.

manadoparabola said...

Mas Bryan sastro, di menu pengaturan 22K atur di palapa 22K off, Telkom 1 22K On, atau bisa juga sebaliknya...tergantung letak input di switch 22K.

Bryan sastro said...

ok,terima kasih atas petunjuknya mas,smoga permasalahan yang saya sampaikan bisa teratasi.

Anom Wibowo said...

Mas kalau pasang lnb combo c band/ku band trus mau pasang lagi c band untuk satelit telkom bagaimana caranya? Trims.

manadoparabola said...

Mas Anom tinggal beli dudukan LNB yang khusus sepiring berdua, atau bisa modif sendiri.

duta-accu said...

bos yg baik hati,mohon pencerahanya,dish yg aku pakai 6 feet berpenggerak, lnb c single prima fokus dan lnb ku prima fokus utk sepiring berdua baiknya pakai dudukan macam (jika ada siap pakai) apa dan ketinggian berapa antara c dan ku,dan utk menghubkan antara lnb tersebut baiknya pakai swit diseq atau swit 22k utk satu reseiver saja.utl lnb ku nya aku mau nangkep maesat.terima kasih

manadoparabola said...


@ duta-accu coba modif dudukan LNB C Band yang untuk 2 LNB 1 Barcket seperti pada artikel berikut : http://manado-parabola.blogspot.com/2011/04/tandem-scalar-ring-dan-bracket-lnb-ku.html on Cara menggabungkan 2 satelit pada 1 antena parabola. Untuk penggabunganna lebih mudah pakai disEqC.

Post a Comment

Salam kenal dari manadoparabola....
Terima kasih atas komentarnya, jangan lupa cantumkan nama anda...!!!